NGAWI – Upaya pencegahan stunting kini tidak hanya berbasis gizi dan medis. Desa Bangunrejo Lor, Kecamatan Pitu, Kabupaten Ngawi, membuktikan bahwa inovasi bisa dimulai dari sentuhan kasih seorang ibu. Lewat program RAJA SONDA (Gerakan Pijat Stunting oleh Bunda), desa ini menghadirkan terobosan sederhana nan bermakna dalam memperkuat peran ibu dalam mendampingi tumbuh kembang buah hatinya.
Diluncurkan awal tahun 2024, RAJA SONDA mengajak para ibu balita untuk rutin melakukan pijat bayi dengan teknik yang benar. Tujuannya? Bukan sekadar relaksasi, tetapi sebagai upaya stimulasi perkembangan anak sekaligus langkah preventif terhadap risiko stunting yang masih menjadi tantangan serius di wilayah pedesaan.
“Sentuhan ibu itu ajaib. Melalui pijatan rutin yang terarah, aliran darah anak menjadi lebih lancar, metabolisme tubuh meningkat, dan perkembangan motorik pun terstimulasi dengan baik,” terang Kepala Desa Karanggeneng, saat ditemui tim Ngawi Update, Selasa (16/7).
Dampak Positif RAJA SONDA, Bukan Sekadar Pijatan
Tak hanya sekadar gerakan fisik, RAJA SONDA membawa sejumlah dampak nyata yang dirasakan langsung oleh masyarakat. Berikut beberapa kemanfaatannya:
Pertumbuhan Balita Lebih Optimal
Dengan teknik pijat yang diajarkan oleh bidan desa dan kader kesehatan, anak-anak terlihat lebih aktif, sehat, dan berat badannya meningkat signifikan. Beberapa balita yang semula masuk kategori risiko stunting kini menunjukkan progres positif.
Bonding Ibu dan Anak Makin Erat
Pijatan menjadi momen berharga yang memperkuat ikatan emosional ibu dan anak. Ini sangat penting, terutama pada fase 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK), di mana stimulasi dan perhatian penuh dari orang tua sangat dibutuhkan.
Kader Posyandu Lebih Berdaya
Program ini juga menjadi media pemberdayaan kader kesehatan dan PKK. Mereka tak hanya memfasilitasi pelatihan pijat bayi, tapi juga aktif menyosialisasikan pentingnya stimulasi fisik dan kasih sayang dalam pengasuhan.
Posyandu Jadi Ruang Belajar Gizi dan Tumbuh Kembang
Setiap bulan, Posyandu di Desa Bangunrejo Lor kini rutin menyelipkan sesi demo pijat bayi dan diskusi seputar gizi balita. Kegiatan ini membuat Posyandu lebih hidup, atraktif, dan disukai ibu-ibu muda.
Jadi Inspirasi Desa Lain
Inovasi berbasis komunitas ini pun mulai dilirik oleh desa-desa tetangga. Bahkan, beberapa kader dari luar Kecamatan Pitu telah mengikuti pelatihan singkat RAJA SONDA untuk direplikasi di wilayahnya masing-masing.
“Stunting bukan cuma soal makan. Ini soal pola asuh, perhatian, dan keberpihakan kita pada masa depan anak-anak desa. RAJA SONDA hadir sebagai bentuk kepedulian kita dari rumah, dari hati, dari tangan ibu sendiri,” tegas salah satu kader Posyandu senior.
Aksi Lokal, Dampak Nasional
Dengan semangat “Dari Desa untuk Generasi Emas”, RAJA SONDA menjadi bukti bahwa solusi untuk persoalan besar seperti stunting bisa dimulai dari inovasi kecil, murah, namun bermakna. Tanpa perlu menunggu bantuan besar, Desa Bangunrejo Lor memaksimalkan potensi ibu-ibu rumah tangga sebagai garda terdepan pemberdayaan anak-anak desa.
Ingin tahu lebih banyak tentang RAJA SONDA? Kunjungi Posyandu Desa Bangunrejo Lor setiap bulannya. Rasakan bagaimana sentuhan ibu bisa menyelamatkan masa depan generasi bangsa.